ifun88
judi poker online indonesia casino online
agen bola terpercaya iklan murah
m88 Situs Poker Online DepoQQ
Permainan Domino99 Online Arena99 Judi online Terpercaya

Report error

Nonton Streaming Legendary Amazons

Mungkin hanya sebagian dari anda yang mengingat sebuah film epik sejarah klasik dari Shaw Brothers di tahun 1972 yaitu The Fourteen Amazons yang dibintangi oleh Lisa Lu, Ivy Ling Po, Lily Ho dan Li Ching. Jika belum menyaksikannya, anda tidak sendiri karena saya sendiri belum lahir pada masa itu. Kini nyaris 40 tahun kemudian, lahirlah sebuah remake yang idenya muncul oleh Jackie Chan yang kali ini duduk di kursi produser eksekutif.
Tentunya rentang waktu yang demikian panjang dianggap tepat untuk memperkenalkan kisah wanita-wanita tangguh keluarga Yang ini kepada generasi muda. Untuk itu ditunjuk Cecilia Cheung dan Richie Ren yang pernah mengharu-biru dalam Fly Me To Polaris. Tidak mengherankan jika keduanya sempat berbagi scene emosional bersama tetapi sekeras apapun usaha mereka, tidak mampu mengulang momen yang sama apalagi tidak didukung oleh chemistry yang kuat.

Kembalinya Cecilia ke dunia akting paska problema pernikahannya lewat peran ini terbukti seperti bunuh diri. Ekspresi pilu atau semangat berkobar saja tidak cukup untuk menerjemahkan heroisme seorang Mu Guiying yang memimpin pasukan wanita ini. Dua nama senior yang turut mendukung adalah Cheng Pei-Pei dan Kathy Chow yang sudah menunjukkan usaha terbaiknya tapi apa daya terlalu sedikit porsi yang menampilkan karakter mereka.
Masuknya nama Frankie Chan sebagai sutradara memang membingungkan apalagi harus menangani film epik semacam ini yang jelas menyedot dana besar. Mungkin anda akan menyebut nama John Woo atau Ang Lee sebagai pilihan yang lebih bijaksana. Kekhawatiran itu akhirnya terjadi karena Frankie teramat lemah dalam penceritaan dan visualisasi yang sedianya dibuat brutal. Saat emosi akan berusaha dibangun, scene sudah berpindah lagi, begitu seterusnya sehingga sulit membangun simpati audiens.

Adegan pertarungan selayaknya dipertontonkan dalam koreografi martial arts yang meyakinkan untuk menciptakan intensitas. Yang terjadi adalah keamatiran belaka dimana efek CGI mengambil alih secara berlebihan. Tak jarang teknik “blue/green screen” yang melatarbelakanginya malah terlihat jelas. Belum lagi teknik “melayang” ala konvensional yang digunakan semakin mengurangi nilai jualnya. Lihat adegan jembatan manusia dari dua kawat sling yang sukses membuat penonton terpingkal-pingkal.
Satu-satunya yang mungkin menyelamatkan Legendary Amazons adalah aspek komedi yang justru tanpa sengaja tereksploitasi oleh filmmaker yang sudah merusak kepercayaan dan kesempatan untuk mengangkat sebuah perjuangan kaum wanita yang historik. Cecilia dkk bukan lagi wanita-wanita tangguh keluarga Yang melainkan anggota sirkus yang kebingungan melakukan aksinya untuk menghibur penonton. Kualitas “Behind The Scenes” sekitar 5 menit yang mendampingi credit title bergulir justru lebih bernilai dibandingkan 108 menit anda yang terbuang sia-sia.

Legendary Amazons
Legendary Amazons
No links available
No downloads available

Related movies

Open

togel9naga - situs togel terpercaya agen taruhan olahraga terpercaya